kenali KEBUTUHAN dan KEINGINAN mu!!


KEBUTUHAN vs KEINGINAN

assalamualaikum ^_^
masih tetap semangat dalam hari-hari sibuk kuliah kan?? harus! :D

naah, pada kesempatan kali ini, foristek mau berbagi sedikit taujih shalat jum'at td, membahas tentang "ramadhan, melatih kita dalam menahan diri dari keinginan yang berlebihan"...
[telat siih, tapi hitung-hitung buat nambah ilmu ramadhan tahun depan, insyaallah ^_^]

tahukah anda? | udh kyk di tipi2,.. :D
secara g sadar, selama seharian perut kita tidak diisi oleh makanan maupun minuman, namun,
ketika berbuka puasa, sadarkah anda perut anda hanya membutuhkan segelas cendol segelas air putih dan sepiring nasi. WOW bukan? kadangkala dengan hanya segelas kolak saja, sudah mengisi perut yang selama seharian tidak diisi itu. Nah, itulah mengapa saya katakan ramadhan melatih diri kita dalam menahan diri dari keinginan yang berlebihan. Coba sesekali anda paksakan melebihi porsi diatas, alhasil anda akan sulit berdiri untuk melaksanakan shalat. :D
Nah, sebenarnya itulah yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tidak lebih. Namun, terkadang ada keinginan-keinginan untuk makan lebih banyak dari itu dengan dalih "membalas dendam", alamat anda akan sulit berdiri dan melaksanakan aktifitas lainnya.
coba kita tinjau dari segi lainnya, TIDUR misalnya, rata-rata tubuh kita hanya membutuhkan waktu tidur sekitar 8 - 10 jam sehari, percaya atau tidak, ketika kita melebihi porsi tubuh kita itu, tubuh bukannya menjadi segar malah menjadi 5 L (lemah, letih, lesu, lunglai dan loyo) :v. Naah, dari 2 contoh diatas, kita tentu sudah bisa mengenali dan menentukan mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang hanya keinginan nafsu belaka. Kebutuhan lebih cenderung bersifat positif dan hal-hal yang memang dibutuhkan oleh tubuh kita. Sedangkan keinginan, lebih cenderung kepada hal yang berlebihan, yang mana bila kita laksanakan akan lebih banyak berdampak negatif pada tubuh. Makanya, mulai sekarang, mari kita kenali kebutuhan tubuh kita! ^_^
wassalamualaikum,

dept. syiar foristek
"utama dan diandalkan"

0 comments:

Posting Komentar