10 Kebiasaan Pencipta Kegagalan

Betapa sering kita mengagumi berbagai hal di sekeliling kita. Kita mengagumi ciptaan Tuhan, seperti alam semesta dengan segala isinya: gunung-gunung, lautan, sungai, hutan, dan segala keindahan ciptaanNya yang menakjubkan. Kita juga bahkan mengagumi keindahan dan kecanggihan ciptaan manusia, seperti gedung-gedung tinggi, komputer, peralatan komunikasi, pesawat luar angkasa bahkan berbagai simbol kemewahan seperti: baju Ralph Laurent, sepatu Bally, pena Mont Blanc, dasi Giorgio Armani, dan berbagai jenis mobil mewah seperti Mercedez Benz, BMW, Jaguar, dan sebagainya.

Berikut adalah kisah yang dialami oleh seorang public speaker dan penulis buku (2008) yang bernama Relon Star. Saat ini ia bekerja sama dengan Departemen Pemberdayaan Perempuan, aktif mengisi seminar-seminar serta penyuluhan di sekolah-sekolah mengenai bahaya narkoba.

Banyak orang memimpikan hidup sukses, tapi menyingkirkan hal-hal yang penting untuk meraih sukses. Sejak me-release buku perdana saya berjudul Run or Die, saya berkesempatan bertemu banyak orang. Ada yang ramah, namun ada juga yang tidak. Padahal, satu saja kesimpulan saya sejak banyak berkeliling, relasi itu penting! Bahkan, sangat penting.

Baru saja saya sms-an dengan seorang rekan, mengenai rencana promo buku saya di luar kota. Dia menjawab agak ketus, padahal kita tinggal menentukan tanggal, dan semuanya beres. Saya bingung juga, padahal saya merasa tidak ada yang perlu dimasalahkan karena dia hanya perantara, bukan decision maker. Sebab, sang decision maker sudah memberikan lampu hijau untuk melakukan kegiatan promo di kotanya. Saya menjawab enteng semua sms masuk darinya. Bahkan ketika saya tahu beliau sedang mengurusi sebuah acara penting, saya mengirim sms padanya, “Sukses yah acaranya!” Dan, Anda tahu? Sms saya bertepuk sebelah tangan… hahaha … never mind.

Tapi jujur saja, sejak saat itu merasa harus membuat boundary setting terhadap orang tersebut. Bahaya juga nih kalau sikapnya terhadap saya kurang mengesankan. Dan lagi, kalau mau melibatkan emosi.

Hmmm… kejadian ini membuat saya untuk kesekian kalinya harus mengurut dada. Tidak banyak orang mengerti bahwa menjaga hubungan baik dengan orang lain sangat penting untuk mewujudkan sukses.

Saking penasarannya saya, saya hunting di internet, maka ketemulah saya dengan opini berikut yang digagas oleh Napoleon Hill dalam bukunya berjudul Think Grow Rich. Aha! Ternyata pendapat saya benar, kepribadian yang buruk termasuk dalam 10 daftar yang Hill berikan sebagai salah satu penyebab kegagalan—di antara 9 lainnya.

Di luar 31 “daftar dosa” yang digulirkan oleh Hill, secara umum ada 10 kebiasaan kurang baik yang muaranya menciptakan kegagalan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai networker. Berikut 10 kebiasaan itu, yang mudah-mudahan bisa menambah gereget Anda untuk merubah hidup:

1. Kurang jelas tujuan hidup

Jika tidak punya tujuan jelas, baik dalam bisnis network marketing maupun kehidupan sehari-hari, maka Anda akan gagal. Hill melaporkan, 98 dari 100 orang tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup. Maka, janganlah menjadi salah satu dari 98 orang itu. Sisihkan sebagian waktu, lakukan dengan tenang mengkaji lagi tentang apa yang sungguh-­sungguh Anda ingin lakukan dalam hidup dan bisnis. Tuliskan tujuan dan aspirasi itu. Selanjutnya bacalah semua itu dengan keras setiap harinya untuk selalu mengingatkan Anda akan tujuan tersebut.

2. Kurangnya ambisi untuk mencapai hasil lebih

Jika Anda termasuk tipe orang yang acuh terhadap hidup, tidak ada keinginan untuk maju ke depan, tidak ada keinginan untuk bekerja keras, Anda tidak akan mencapai sukses dalam segala hal. Antara pasrah dengan pesimis memang beda tipis. Banyak orang yang sudah dirasuki rasa nrimo saja. Padahal, kalau kita punya ambisi mencapai lebih, maka banyak hal yang dapat diraih. Ambisi tidak selalu dapat diasumsikan negatif. Karena ambisi itu baik, yang tidak baik ialah menghalalkan segala cara untuk mencapai ambisi. Itu saja!

3. Kurang disiplin

Kurangnya pengendalian dan disiplin dapat menghancurkan hidup. Jadi, kita harus mengendalikan diri terhadap segala sesuatu yang negatif. Ini tentu tidak mudah. Jika tidak mampu mengendalikan diri secara disiplin, Anda akan dihancurkan oleh diri sendiri.

4. Terlalu berhati-hati

Ini merupakan penyebab umum yang akan mengakibatkan kegagalan. Setiap orang menghadapi semacam ketakutan yang akan menghambat untuk mencapai sukses. Banyak dari kita yang menjalani hidup hanya menunggu kapan kesempatan baik datang. Ingatlah, bahwa kesempatan baik tidak akan pernah datang, kecuali jika Anda mau bertindak. Kunci dari suatu kesuksesan adalah berani mengambil tindakan. Jadi bertindaklah dalam kondisi apa pun yang sedang dialami saat ini. Jika berani mengambil tindakan, maka Anda akan dikejutkan oleh betapa keberanian itu bisa mengubah hidup dan bisnis Anda menjadi lebih baik.

5. Kurang Teguh

Banyak orang yang dengan mudah menyerah. Banyak dari kita yang memulai segala sesuatu dengan baik, tetapi begitu mudahnya menyerah pada saat menghadapi persoalan. Begitu banyak orang yang mudah menyerah ketika mereka mulai mengalami kegagalan pertama dalam bisnisnya. Anda harus belajar untuk terus bertahan dalam menghadapi segala kesulitan. Jika Anda teguh dalam menghadapi kesulitan, maka kegagalan tidak dapat menghentikan Anda.

6. Kepribadian yang buruk

Nah, ini yang saya maksud. Karena punya kepribadian buruk, banyak orang meng­hindar, maka tidak ada harapan bagi Anda untuk sukses. Ingat, sukses datang dari penerapan suatu kekuatan yang diperoleh dari kerjasama dan dukungan dari or­ang lain. Kepribadian buruk tidak dapat mengikat orang untuk bersatu. Itu cenderung meng­akibatkan perpecahan.

7. Menginginkan sesuatu hal yang tidak berguna

Banyak orang menginginkan kaya secara cepat. Tidak mau bekerja keras, dan hanya mengharapkan orang lain yang bekerja buat mereka. Hal ini akan menyebabkan kegagalan.

8. Kurang konsentrasi dalam berusaha

Jika Anda tipe orang yang mudah berpindah pekerjaan karena berpikir pekerjaan yang sedang Anda tekuni saat ini terlalu lambat berkembang, dan menghasilkan uang yang sedikit, hal itu akan menghambat Anda menjadi sukses. Jika tergesa-gesa ingin menjadi kaya, sesungguhnya Anda sedang dalam kesulitan. Setiap orang akan melihat Anda sebagai orang yang tidak fokus, tidak tahu apa yang Anda inginkan. Belajarlah untuk berkonsentrasi terhadap semua usaha dalam rangka mencapai satu tujuan yang jelas.

9. Kurangnya antusiasme

Mereka akan melihat Anda sebagai orang yang tidak mampu me­yakinkan, jika Anda sendiri tidak antusias terhadap apa yang Anda tawarkan. Jika tidak bersemangat terhadap apa yang Anda lakukan, bagaimana Anda bisa meyakinkan orang lain? Ingatlah, antusiasme dapat menulari atau memengaruhi orang lain di sekitar Anda untuk mengikuti apa yang Anda inginkan.

10. Egois

Jika Anda termasuk tipe orang yang mau menang sendiri (egois), tidak mau mendengarkan pendapat or­ang lain, punya sikap selalu merasa yang terbaik, maka orang-orang akan melihat Anda sebagai orang yang tidak bisa diajak bekerja sama. Mereka akan menghindar dari Anda. Sikap yang mau menang sendiri akan menggagalkan Anda untuk sukses, baik sebagai networker maupun kehidupan sehari-hari.

Anda sudah mengetahui bahwa ada 10 hal yang bisa menggagalkan Anda untuk mencapai sukses—tidak hanya dalam bisnis network marketing, tetapi juga dalam kehidupan Anda sehari-hari. Apabila mau bekerja untuk meng­hilangkan sikap yang buruk tersebut, Anda akan sukses mencapai harapan dan impian Anda.

Demikian 10 hal yang diungkapkan oleh Napoleon Hill. Saya hanya menggandeng 10 opini tersebut, lalu mengemasnya dalam bahasa saya. Saya pikir 10 hal tersebut sangatlah sederhana, bahkan saya yakin Anda sudah tahu. Tapi kenapa masih ada yang menyebalkan?Berarti antara tahu dan mewujudkan, memang terdapat jurang pemisah yang sangat dalam. Bagaimana dengan Anda?

Semoga Info ini bermamfaat untuk kita Semua...!!!

Sumber: http://ahmad-roni.blogspot.com/2011/03/10-kebiasaan-pencipta-kegagalan.html#comment-form

0 comments:

Posting Komentar