NGABUBURIT? apa itu? maksud FORISTEK, adakah yang tau artinya secara harfiah? Open-mouthed smile
Sebuah info menarik yang didapat FORISTEK dari sebuah siaran radio, akan coba FORISTEK hadirkan disini.

Sebuah segmen membahas tentang ngabuburit, dan tahukah anda? FORISTEK mendapati bahwa NGABUBURIT , berasal dari bahasa Sunda (jawa barat) dengan kata dasar burit , yang berarti senja / menunggu senja. Dan setelah ditambah dengan imbuhan ngabu, kata tersebut berubah menjadi NGABUBURIT yang bisa diartikan sebuah kegiatan menunggu senja.

Selama ini, ngabuburit selalu diidentikkan dengan  kegiatan luar rumah, bejalan-jalan, atau kegiatan lainnya yang dilakukan diluar rumah sembari menunggu senja tiba. Kegiatan ini menjadi populer dikalangan masyarakat Indonesia bertepatan dengan event bulan Ramadhan. Kebanyakan masyrakat melakukan kegiatan ngabuburit diluar rumah dengan berburu ta’jil untuk berbuka puasa sambil jalan-jalan menjelang bedug maghrib berbunyi.

Menyenagkan memang, namun tahukah anda bahwa kegiatan ini bisa bernilai lebih positif apabila diisi dengan kegiatan yang bernilai amal ibadah, seperti membersihkan rumah, membaca buku, membaca Al-Qur’an, dan hal-hal lain yang sekiranya bisa menambah pundi-pundi amal kita di bulan ramadhan. Mumpung bulan ramadhan, loh! kapan lagi kita bisa mendapatkan pahala dari ibadah sunnah yang bernilai pahala ibadah wajib, dan dilipat-gandakan lagi. WOW!

“dept. SYIAR FORISTEK, utama dan diandalkan”

malam pertama taraweh sukses dilaksanakan! dengan membawa beberapa pelajaran, saya bagikan disini , mudah2an bermanfaat buat kita semua,.,, ^_^\


PENGHAPUS PAHALA IBADAH PUASA!!
waahh,., dari judulnya aja udah ngeri banget! apalagi kalo kita sampe kena,., :{
berikut beberapa hal yang mungkin kita ga sadar akan menghapus nilai ibadah kita (semoga tidak ada didalam diri kita) :


Marhaban Yaa Ramadhan (selamat datang Ramadhan). “Kenapa tidak ahlan wa sahlan Ramadhan?”. Ya, begitulah Allah memperindah kata untuk menyambut bulan yang satu ini, karena Ramadhan adalan bulan yang penuh dengan keagungan, yang didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.  Maka dari itu Allah menggunakan kata “marhaban”.
                Ramadhan, bulan yang selalu dinanti-nanti oleh setiap orang mukmin kehadirannya, karena setiap muslim akan mempersiapkan diri untuk menyambutnya; baik secara fisik , mental dan spiritual, harta dan lain sebagainya.
                Bahagia menyambut Ramadhan adalah hal yang tidak boleh terpisahkan bagi umat Islam, karena Allah masih memberikan kesempatan  untuk meraih berbagai nikmat dan pahala yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dan RasulNya. Seperti yang diingatkan oleh Nabi Muhammad dalam sebuah hadist :
“Barangsiapa yang bergembira atas datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i)
                Menyambut Ramadhan dengan hati yang lapang dan bahagia akan menjadi mudah bagi mereka yang telah mengetahui keutamaan Ramadhan. Karena sesungguhnya Ramadhan adalah bulan yang sangat “Karismatik”, dimana nafasmu adalah tasbih, tidurmu ibadah, amalmu di terima, pahala dilipat gandakan, dan doa-doamu di ijabah.
Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan kita untuk tidak berbahagia dalam menyambut Ramadhan. Mari kita sambut Ramadhan dengan semangat, hati yang ikhlas, jiwa yang amanah, serta perencanaan yang matang.

Bahagia dalam berkah Ramadhan
Perangi nafsu tanpa beban
Tutup jalan menuju jahannam
Kelak Firdaus tempat bersemayam

Wallahu’alam bish-shawab, Marhaban Yaa Ramadhan 1434H ^.^

"dept. syiar foristek, utama dan diandalkan"